Mahasiswa Undip Siap Mengawal Pilgub Jateng

Pesta demokrasi Jateng akan digelar 26 Mei 2013 mendatang, berkaitan dengan event tersebut BEM KM Undip menginisiasi untuk mengawal Pilgub Jateng (Pemilihan Gubernur Jawa Tengah) yang bersih, jujur dan adil. Pada 2 Maret 2013 BEM KM Undip mengadakan konsolidasi untuk aksi yang dilaksanakan tanggal 4 Maret 2013 mendatang. Dipimpin langsung oleh Joni Firmansyah, Menteri Sospol BEM KM Undip, konsolidasi perdana di PKM Undip dihadiri lebih dari 40 mahasiswa dari berbagai Fakultas.
Photo: Zulfa
Pada kesempatan tersebut membahas mengenai sasaran aksi, teknis, fiksasi jumlah massa, model aksi dan atribut yang diperlukan. Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, terbentuk keputusan bahwa sasaran aksi adalah parpol, KPU Jateng serta masyarakat Jateng. Belum bisa dipastikan berapa jumlah massa yang akan mengikuti aksi tersebut, namun banyak mahasiswa yang memberi respon positif. Hal ini terlihat ketika salah satu perwakilan dari FKM mengatakan dengan mantap akan ada 100 mahasiswa FKM yang mengikuti aksi.


Aksi yang dilakukan tentu bukan tanpa tujuan. Goal setting yang dicanangkan yaitu mendeklarasikan bahwa mahasiswa Undip siap mengawal Pilgub Jateng yang lebih baik. Meminta kepada para pemain dalam Pilgub baik dari penyelenggara sampai peserta pemilu, serta pihak-pihak yang terkait untuk melaksanakan pemilu yang bersih, jujur dan adil tanpa ada permainan money politic didalamnya. Menciptakan iklim pemilu yang kondusif, demokrasi yang mapan dan politik yang berakal sekaligus sounding media Undip pada umumnya dan BEM KM pada khususnya.
Dengan mengusung tagline “siap mengawal Pilgub Jateng”, menunjukkan bahwa mahasiswa Undip peduli akan masa depan Jateng. Tanggal 2-4 Maret 2013 Kementerian Sospol akan memulai pemasifan media terkait Pilgub Jateng dan aksi yang akan dilakukan dengan hastag #kawalpilgubjateng. Joni berharap banyak mahasiswa Undip yang berpartisipasi dan siap mengawal berjalannya Pilgub Jateng 2013 agar dapat terlaksana dengan bersih, jujur, dan adil demi terciptanya Jawa Tengah yang lebih baik.
“Karena tanggal 5 adalah terakhir pendaftaran calon. Kalau kita aksi tanggal 5, aksi kita tidak akan di-blow up media. Kenapa? Karena seluruh media akan menguak orang-orang yang mendaftar Pilgub. Jadi kita tidak akan tersentuh media. tapi jika kita aksi tanggal 4, kita akan menjadi trending topic untuk tanggal 5-nya. Jadi tanggal 5 kita akan menjadi buah bibir partai politik yang akan mendaftar,” (2/3) papar Joni terkait alasan memilih aksi tanggal 4 Maret 2013. Di akhir kesempatan dengan tegas Joni menyampaikan bahwa pada saat aksi tidak akan terjadi kontak fisik, karena aksi yang dilakukan adalah aksi damai, no vandalisme, no anarkisme!! (Zulfa. A)
Photo: Zulfa

Publica Health

Publica Health

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.