Masukkan iklan disini!

Akhir Pekan yang Menyejukkan Hati

Sabtu (16/3), Mahasiswa FKM Undip angkatan 2012 tampak ramai berkumpul di Gedung Layanan Mahasiswa FKM UNDIP untuk mengikuti acara ESQ. Acara yang merupakan lanjutan dari ESQ bulan Desember tahun lalu ini, merupakan maintenance the ESQ Way 165. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibagi menjadi 3 sesi karena keterbatasan tempat. Sesi pertama dimulai dari kelas A dan kelas C, kemudian dilanjutkan sesi kedua oleh kelas B dan kelas E, dan yang terakhir adalah kelas D dan F. Acara tersebut difasilitatori oleh Yus Ibnu Yasin. Beliau adalah kader dari Bapak Ary Ginanjar, pendiri ESQ Leadership Center. Beliau sangat ekspresif dan membawakan acara dengan guyonan-guyonan yang mencairkan suasana di Gedung Layanan Mahasiswa.


“Bukan hanya dua hari saja ESQ yang pernah diadakan pada bulan Desember yang lalu dan sekarang ini, tetapi akan berlanjut sampai akhir semester. Kalian akan diberikan modul yang akan dibahas pada mata kuliah Sosio Antropologi,” jelas Yus Ibnu Yasin (16/3). Sontak para mahasiswa kaget dan bersaut-sautan memberikan komentarnya atas statement tersebut. Suasana menjadi riuh saat itu. Acara dimulai dengan mini games, yaitu menuliskan barcode yang terdiri dari 10 digit angka unik yang menunjukkan siapa diri kita. Kemudian dilanjutkan mencari sahabat baru sebanyak-banyaknya dan harus paham dengan barcode sahabat baru yang di dapatkan. Games dimenangkan oleh Rakhmat Eddy yang berhasil mengumpulkan sahabat baru sebanyak 19 orang dan berhak mendapatkan hadiah berupa buku ESQ.
Yus Ibnu Yasin selaku fasilitator menjelaskan bahwa organisasi itu penting. Kuliah jangan buang-buang waktu hanya untuk kuliah-pulang ke rumah-kuliah lagi-pulang ke rumah-dan begitu seterusnya. Karena jika hal seperti itu terjadi, akan menghambat kita untuk ke depannya. Tidak akan mendapatkan apa-apa, makna dari belajar itu tidak akan didapatkan. Sebaiknya pergunakan waktu sebaik mungkin karena tidak ada yang tahu kapan kita tiada. Acara dilanjutkan oleh selingan mengingat kembali tentang ESQ model. Beberapa peserta memberikan komentarnya dan mahasiswi dari kelas E 2012 berhasil menjelaskan dengan baik dan mendapatkan buku ESQ. Celetukan-celetukan yang dilontarkan para mahasiswa yang tidak ada hubungannya dengan apa yang ditanyakan juga mendapatkan hadiah.
Acara dilanjutkan dengan menuliskan Visi, Misi, dan Nilai pribadi. Jari jemari tampak lancar mencoretkan tinta di kertas. Para mahasiswa tampak fokus menundukkan kepala menuliskan itu semua di kertas. Setelah selesai, Yus Ibnu Yasin melontarkan kata-kata yang membuat para mahasiswa meneteskan air mata. Suasana menjadi haru ketika itu dan acara diakhiri dengan saling memaafkan antar teman. “Perlu banget. Soalnya bisa mempengaruhi mental kita. Kita bisa buka hati dan bertanya dalam hati kita sendiri siapa kita sebenarnya. Kita bisa melihat masa lalu untuk pembelajaran di masa depan. Kita juga bisa terpacu untuk menjadi lebih baik dan kita ingat untuk menempatkan Allah di atas segalanya. Jika sudah menempatkan Allah di atas segalanya insya Allah kita bisa sukses,” kata Yunita Rahma mahasiswi FKM UNDIP angkatan 2012, ketika ditanya pendapatnya tentang acara tersebut (16/3). (Sarah)

No comments