Header Ads

ad

Bersatu dalam Satu Warna, Biru

Sabtu dan Minggu, 13 – 14 April 2013 diselenggarakan Up Grading LPM Publica Health di Tuntang, Salatiga. Sabtu (13/4) pukul 07.00 WIB, pasukan biru berkumpul di GSG Undip sebelum berangkat ke Salatiga dengan sebuah minibus. Keberangkatan para jurnalis LPM PH ini diawali dengan upacara pembukaan yang berisi beberapa sambutan. Sambutan pertama oleh Fikri Fahmi selaku ketua pelaksana Up Grading PH 2013, kemudian disusul sambutan dari Pimpinan Umum LPM PH yaitu Yuniva, dan peresmian acara Up Grading PH oleh Ir.Suyatno selaku PD III FKM Undip disertai penyematan cocard peserta Up Grading 2013.
Up Grading PH merupakan acara rutin yang diadakan LPM PH dengan tujuan mengakrabkan seluruh pengurusnya dan sebagai fasilitas untuk menambahkan rasa cinta pengurus kepada PH. Setibanya di
lokasi, peserta segera memasuki aula besar. Acara pertama dimulai dengan sharing bareng alumni PH, alumni yang hadir ialah Rifqi Utari yang akrab disapa mba Uthe dan mba Isma, yang sekaligus keduanya menjadi juri untuk ajang kebolehan anak–anak PH. Kegiatan diawali dengan games ringan bersama mba Uthe. Games ini bermaknakan harus adanya keseimbangan antara pemimpin dan staff nya dalam menahkodai suatu organisasi. Sharing bareng alumni membahas tuntas tentang tapak jejak LPM PH.
“PH itu adalah sebuah rumah. Rumah yang beratapkan redaksi, bertiangkan perusahaan, dan berpondasikan litbang. Ketiganya wajib ada untuk membentuk satu rumah yang utuh. Ketiganya sama penting dan harus sama–sama jalan agar PH tetap utuh,” jelas mba Uthe dalam kesempatan sharing bareng alumni (13/4).
Up Grading LPM PH kali ini, langsung saja memboyong Hamas dan Reza Rusman sebagai pembawa acara selama dua hari ini. “Teman – teman PH, panitia Up Grading telah menyiapkan amplop tempat surat–surat cinta yang bisa kalian kirimkan kepada seluruh peserta Up Grading dan panitia. Kirimkan surat ungkapan isi hati kalian selama kegiatan Up Grading berlangsung, masukan surat cinta kalian ke amplop orang yang anda tuju,” jelas kedua presenter muda hasil cetakan sekolah MC ini (13/4).
Acara dilanjutkan dengan perkenalan anggota–anggota pengurus LPM PH 2013. Sebelumnya dibentuk delapan kelompok untuk mempermudah proses perkenalan para anggotanya. Delapan kelompok yang bernamakan presenter–presenter berita televisi ini diminta memperkenalkan anggotanya dalam bentuk presentasi video ataupun slides. Presentasi pertama dimulai dari kelompok Arief Suditomo dengan seragam merah mudanya. Presentasi urutan kedua oleh kelompok Michelle Chandra dengan seragam kuningnya. Kelompok Jeremy Tetty dengan seragam oranye diurutan ketiga, dan Kelompok Prabu Revolusi dengan seragam hijaunya diurutan ke empat, sekaligus kelompok penutup di sesi pertama presentasi kelompok. Yes atau no yang digunakan oleh juri dalam memutuskan penilaian presentasi kelompok merupakan bentuk hiburan yang menjadi pemanis prestasi saat itu.
Setelah sesi presentasi pertama usai,dilangsungkannya sesi games. Kali ini games adu pantun. Kesempatan pertama adalah kelompok Jeremy Tety vs Putra Nababan, games dimenangkan oleh kelompok Jeremmy Tetty.
Selesai ishoma, peserta kembali berkumpul di aula besar untuk memulai materi. Materi tentang urgensi pers dipaparkan oleh Sonya Helen selaku kepala kompas cabang Jawa Tengah. “Jurnalis bukan obat, tapi bisa menyembuhkan. Jurnalis bukan militer, tapi bisa memberi rasa aman. Jurnalis bukan pengacara, tapi bisa memberi rasa keadilan. Jurnalis harus memiliki karakter skeptik, keberanian dalam mengkritisi, dan menuliskan pemberitaan yang benar,” ungkap Sonya dalam presentasinya (13/4).
Materi kedua yang dimulai setelah Ashar, berisi tentang motivasi yang dibawakan oleh Heri Azhar selaku mahasiswa alumni FKM Undip. “Motivasi itu ada empat tingkatan, yaitu motivasi berdasarkan harapan sebagai tingkat motivasi terendah, kemudian ancaman, cinta, dan iman sebagai tingkatan motivasi tertinggi,” ungkap Heri dalam presentasinya (13/4).
Serangkaian materi telah selesai, acara berlanjut ke presentasi kelompok tahap kedua. Presentasi tahap kedua dibuka oleh kelompok Rosiana Silalahi dengan seragam merahnya. Kelompok Putra Nababan dengan seragam abu–abunya tampil di urutan kedua. Urutan ketiga kelompok Najwa Shihab dengan seragam ungunya. Lalu, presentasi kelompok diakhiri oleh kelompok Tina Talisa dengan seragam birunya.
Seusai presentasi acara dilanjutkan dengan games berpantun. Games berpantun ditutup oleh kelompok Arif Suditomo vs Michelle Chandra. Pantun terakhir sebagai penutup games di hari itu dari kelompok Arif Sudiatomo dengan pantun penutup perdamaian.
Peserta kembali berkumpul setelah solat Isha di aula. Acara berlanjut ke malam minggu PH dengan Forum Group Discussion (FGD) bareng fasilitator Najib Fatih, Riyan Apriliatama, dan Palawa Hidayat, yang memang sudah berkompeten di bidang yang akan dibahas dalam FGD. Sedangkan sebagai moderatornya adalah Arif Setiawan sebagai tamu undangan. FGD dengan tema “Undip KTR” membagi kedua kubu peserta Up Grading. Peserta pro Undip KTR vs peserta kontra Undip KTR saling berargumentasi satu sama lain. FGD terkesan seru hingga larut malam pukul 22.00 WIB.
Pukul 03.00 WIB Minggu (14/4), peserta Up Grading PH kembali berkumpul di aula besar untuk melaksanakan solat tahajud dan renungan bersama. Pukul 06.00 WIB kembali berkumpul di lapangan untuk melaksanakan senam bersama. Makan pagi selesai dilanjutkan dengan kegiatan outbond. Kegiatan outbond ini berlangsung dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Outbond yang dimotori oleh tim “Edelweiss” ini diikuti peserta dengan antusias tinggi. Output yang dihasilkan dari kegiatan ini harapannya peserta Up grading yang notabene ialah anggota UKK Publica Health semakin memiliki rasa kekeluargaan dan semangat berkontribusi yang tinggi.
Tepat pukul 12.00 WIB peserta kembali berkumpul di aula besar. Peserta Up Grading terbaik diraih oleh Insani Nashiroh dari staff bulletin, peserta pelatihan internal terbaik oleh Anugrah Febrino dari staff cyber, dan kelompok Up Grading terbaik oleh kelompok Prabu Revolusi. Rangkaian acara terakhir yaitu pemutaran video kegiatan Up Grading dan tukar kado. Tukar kado spesial karena kado yang dibawa oleh peserta adalah kado buatan tangan (handmade) masing – masing. Kado dengan dibubuhi kata “Hadiah Untukmu Selalu dari Hatiku”.
Pukul 14.00 WIB, acara ditutup dengan harapan–harapan kedepannya untuk LPM PH dan komentar peserta Up Grading 2013. “Harapannya LPM PH bisa terus menjadi keluarga yang utuh, bukan hanya hari ini saja, tetapi untuk seterusnya,” ungkap Arief Satiawan selaku Wakil PU LPM PH (14/4).
Up Grading Publica Health 2013 seru! Berbagai kegiatan yang dibuat oleh panitia membuat kita semakin meningkatkan softskill kita sebagai jurnalis kampus. Mulai dari training dan motivasi yang meningkatkan pengetahuan dan semangat anggota Publica Health 2013 sampai acara outbond yang melatih kekompakan dan kepemimpinan. Semua rangkaian acaranya membuat kita semakin cinta dengan PH,” komentar Imam Subha, staff artistik dan fotografi (arto) (14/4).
“Acaranya asik gila, seru. Apalagi materi dari pembicara, masukan-masukan yang bisa jadi bahan pembelajaran buat sekarang dan ke depannya. Rasa kekeluargaan anak PH semakin akrab dengan games yang dibuat panitia. Intinya, sukses banget acaranya dan ga nyesel buat ikutan,” komentar Neni Saswita, staff bulletin (14/4).
Terimakasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan acara keluarga LPM PH. Salam Pers Mahasiswa! (Selestin)

No comments