Header Ads

ad

Sidang Pembahasan PPO

Photo : www.critical4.com.au
Untuk membuat sebuah tatanan mahasiswa yang rapi dan kondusif di Fakultas Kesehatan Masyarakat perlu sebuah tatanan keorganisasian yang mempunyai kesamaan frekuensi, saling mendukung dan dilandasi semangat kebersamaan untuk membangun Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi lebih baik. Keorganisasian yang ada di FKM terdiri dari berbagai macam bidang pengembangan, mulai dari kerohanian, sosial politik, keilmuan, serta minat bakat. Semuanya menjadi wadah yang sangat efektif bagi mahasiswa dalam menyalurkan potensinya. Delam pengembangan ini perlu sebuah aturan yang memudahkan semua organisasi untuk saling berkoordinasi dalam menyelenggarakan keberlangsungan keorganisasiannya.
Kamis (23/5) bertempat di gedung B201.a Fakultas Kesehatan Masyarakat mulai pada pukul 16.00 WIB. Senat, BEM, UKK, serta para komting berkumpul membahas rancangan PPO GAMA (Pedoman
Pokok Organisasi Keluarga Mahasiswa) Fakultas Kesehatan Masyarakat. Melalui sebuah aturan yang baku dan fundamental, mereka mencoba membuat sebuah PPO yang harapannya nanti akan menjadi dasar pergerakan organisasi secara bersama-sama. Rapat ini dibuka oleh Annisa Septiana sebagai MC. Kemudian diserahkan kepada ketua senat SM FKM UNDIP Karima Nurbaiti selaku pimpinan rapat. Rapat ini belum mengesahkan rancangan PPO, karena pengesahan akan dilaksanakan pada Laporan Pertanggungjawaban tengah tahun.
Pada rapat ini terdapat beberapa hal penting yang dibahas. Pembahasaan dimulai dengan pengertian dan bentuk GAMA FKM KM UNDIP. Kemudian dilanjutkan pembahasan keanggotaan GAMA, peran dan Fungsi SENAT, BEM, UKK beserta hak dan tugasnya. Pembahasan macam-macam sidang dan pengambilan keputusan, serta forum yang ada di FKM. Pembahasan ini masih terkesan pasif dan sepi. Suasana ini mulai mencair seiring dengan beberapa penjelasan yang diberikan oleh anggota senat yang hadir di rapat tersebut.
Ditengah-tengah pembahasan ini. Ketua senat juga berpesan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa, “PPO yang sedang dibahas ini harapannya menjadi dasar fundamental bagi seluruh mahasiswa serta keorganisasian di FKM UNDIP dan bisa berlaku sampai beberapa tahun selanjutnya atau bahkan selamanya. Jadi semua peserta diharapkan bisa mengerti dan memahami PPO ini dan memberikan pendapatnya dalam pembahasan ini.” Aturan yang baku dan fundamental ini butuh pembahasan yang serius walaupun terkesan sangat membosankan. Tetapi untuk membentuk iklim kampus yang kondusif dan menuju perbaikan FKM, butuh pengorbanan dan tentunya aturan yang akan menyatukan frame para mahasiswa tentang tujuan bersama mahasiswa dan organisasi di FKM UNDIP.
Ketua BEM FKM KM UNDIP, Riyan Aprilatama, juga berpesan jika pembahasan seperti ini pasti sangat membosankan dan sangat panjang. Tetapi ini demi kebaikan FKM, jadi beliau mengajak untuk memberikan yang terbaik. Butuh pengorbanan dan tenaga yang lebih untuk menyelesaikan ini. Semua pengorbanan ini demi generasi kita selanjutnya dan demi perbaikan FKM. Itu pesan penyemangat dari ketua BEM kepada semua peserta rapat. Akhirnya, rapat ditutup dengan hasil pembahasan yang akan dikaji ulang oleh senat dan akan dilakukan pengesahan di LPJ tengah tahun. (Imam Suhada)

No comments