Mahasiswa KKN Tematik UNDIP X UNICEF 2021 Memanfaatkan Daun Serai dalam Pembuatan Handsanitizer Bersama Komunitas “Omah Sinau Pelangi” Di Kabupaten Klaten


                                                       
 (Sumber : Dokumen pribadi)

Klaten (25/11) - Hingga saat ini Covid-19 masih menjadi perhatian bagi seluruh lapisan masyarakat, Indonesia telah mengalami perubahan kebijakan yang sangat dinamis terkait pencegahan Covid-19, namun satu hal yang tetap diterapkan hingga sekarang yaitu terkait kebijakan penerapan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci tangan/Menggunakan hand sanitizer dan Memakai Masker ). Melihat banyaknya kegiatan masyarakat dan tempat-teman umum yang sudah mulai dibuka seperti masjid, sekolah, kegiatan hajatan, pengajian dan lain sebagainya, namun penerapan protokol kesehatan yang mulai menurun salah satunya yaitu perilaku cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, maka pemerintah menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah timbulnya gelombang Covid-19 terjadi.

Mahasiswa KKNT (Kuliah Kerja Nyata Tematik) Undip X UNICEF 2021 menggandeng salah satu komunitas yang berada di Dukuh Tegal Pare RT02/08, Desa Kingkang, Kabupaten Klaten yang sering dikenal dengan “Omah Sinau Pelangi” sebagai partner dalam edukasi pembuatan hand sanitizer secara alami. Komunitas “Omah Sinau Pelangi” atau yang sering disebut dengan OSP merupakan salah satu komunitas yang bergerak di bidang edukasi pendidikan dan keagamaan dimana komunitas tersebut memiliki kurang lebih 80 siswa yang terdiri dari siswa kelas TK hingga SMP.

Diah selaku penggagas komunitas “Omah Sinau Pelangi” mengungkapkan dirinya merasa senang dengan hadirnya KKN Tematik ini, dengan adanya KKN Tematik ini anak-anak yang belajar di “Omah Sinau Pelangi” tidak hanya belajar mengenai akademik saja, namun dapat meningkatkan hard skill siswa, pemilihan edukasi pembuatan hand sanitizer secara alami dipilih karena selain menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar namun juga mudah untuk diterapkan di rumah masing-masing.

Pembuatan hand sanitizer dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan disekitar rumah (Serai, Aloevera, dan juga jeruk nipis), Dikutip dalam Herbalogi, bahwa serai mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, geraniol dan sitronelal yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat hand sanitizer untuk mengurangi penggunaan alkohol dan triklosan. Sedangkan pemilihan jeruk nipis difungsikan sebagai antioksidan , anti jamur dan anti bakteri karena mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan minyak atsiri yang mempunyai aktivitas mikroba. Sedangkan pemilihan aloevera dimaksudkan untuk melembabkan tangan.

    
                         

 (Sumber : Dokumen pribadi)

Kegiatan dilakukan secara langsung di tempat Komunitas “Omah Sinau Pelangi” dengan sasaran kelas 4 SD hingga SMP. Kegiatan dilakukan dengan metode demonstrasi dan praktik setiap kelompok kecil, Hasil akhir kegiatan didapatkan cairan hand sanitizer yang dimasukkan ke dalam botol spray dengan ketahanan waktu simpan selama kurang lebih 1 minggu selain itu kegiatan ini mendapat respon positif dari para siswa maupun pengajar di komunitas “Omah Sinau Pelangi” sendiri dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang timbul selama kegiatan berlangsung. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan serta skill yang bermanfaat untuk ke depannya.

Penulis : Novita Oktaviani

Dosen Pembimbing : Dra. Ana Irhandayaningsih., M.Si.

No comments