Atasi Masalah Gigi Menggunakan "OMSERAM"

Photo: Dok. Pribadi
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro (Undip) menemukan terobosan baru untuk mengatasi masalah pada gigi. Empat Mahasiswa yang tergabung dalam Program Kretivitas Mahasiswa (PKM) yaitu Ratna Susanti (FKM 2015), Nunik Tri Utami (FKM 2015), Monalisa (FKM 2015) dan Vika Agustin Damayanti (FKM 2013) telah berhasil membuat Produk  OMSERAM  (Obat Kumur Serai Alami) untuk mengatasi masalah pada gigi yang berbahan dasar alami tanpa menggunakan bahan kimia.
Obat kumur berbahan dasar tanaman alami yaitu serai (Cymbopogon citratus) yang mengandung sitrat dan sitronelol (C10H20O) yang dapat berfungsi sebagai anti nyeri. Pada umumnya serai hanya digunakan sebagai bumbu masakan di dapur, tetapi di tangan mahasiswa FKM ini telah disulap menjadi obat kumur yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Ketua tim  Ratna Susanti mengatakan ide untuk membuat obat kumur dari serai dilatarbelakangi obat yang dijual untuk mengobati sakit gigi mengandung bahan kimia memiliki efek samping yang merugikan. Tanaman serai yang alami digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat kumur tanpa campuran bahan kimia.
Berbagai masalah dapat timbul pada gigi, antara lain karies gigi, nyeri pada gigi, rasa ngilu pada gigi (gigi sensitif). Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata karena bila didiamkan dapat membuat gigi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan timbulnya  penyakit lain dalam tubuh manusia.
Banyak obat di pasaran untuk perawatan atau pengobatan sakit gigi yang dijual secara bebas. Salah satu yang digemari oleh masyarakat adalah obat kumur. Akan tetapi, obat kumur yang beredar dipasaran mengandung zat kimia yang dapat memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh manusia.
OMSERAM hadir dengan dua varian yaitu dengan Strawbery dan Jeruk turut dapat membantu mengatasi masalah kesehatan pada gigi di Indonesia. Pemanfaatan tanaman alami digunakan untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi yang dapat bermanfaat untuk kehidupan manusia. (Ratna Susanti)
Publica Health

Publica Health

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.