Header Ads

ad

Closing Ceremony ODM 2014, Awal Baru Mahasiswa Undip 2014

Photo : BEM KM
Rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru Undip (PMB) yang bertajuk Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2014 ditutup dengan sebuah acara yang unik. Closing ODM 2014 dilakukan oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2014 dari 11 Fakultas dengan membentuk rangkaian kata “Aku Cinta Undip. Sebelumnya para mahasiswa baru sudah harus berkumpul di stadion sejak pukul 06.00 WIB.
Namun tidak tampak ronah kelelahan pada wajah mereka setelah sebelumnya menjalani rangkaian acara PMB di Fakultas masing-masing.
Acara Closing Ceremony ODM 2013 sendiri mulai pukul 07.30 WIB. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Undip serta Mars Undip yang dipadu oleh Panduan Suara Mahasiswa (PSM) Undip. Selanjutnya, sambutan oleh ketua panitia pelaksana ODM 2014, Affandi, yang memberikan sedikit wejangan dalam sambutannya bagi para mahasiswa baru Undip 2014. “Kalian mahasiswa baru akan mendapatkan banyak hal suka dan duka dalam kampus nantinya, namun kalian harus tetap maju dengan membawa semangat Pangeran Diponegoro” ujar mahasiswa jurusan Teknik Industri ini. Prof.Soedarto selaku Rektor Undip juga memberikan harapannya kepada para mahasiswa baru 2014. Hal ini mengingat tahun ini merupakan akhir masa jabatan beliau dalam memimpin Undip. “Saya harap anda semu menjadi insan yang unggul dan berkepribadian” ungkap beliau menutup sambutannya.
Acara kemudian berlanjut dengan perfomance dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Undip seperti UKM beladiri Merpati Putih, Margaluyu, Taekwondo serta UKM Kesenian seperti Gambang Semarang dan Kesenian Jawa Tengah. Acara dilanjutkan dengan pengenalan organisasi BEM KM Undip dan perkenalan seluruh Ketua BEM Fakultas serta Himpunan Mahasiswa yang ada didalamnya. Para mahasiswa baru 2014 kemudian berkesempatan langsung mendengarkan nasehat dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam pidatonya Bapak Ganjar Pranowo menjelaskan betapa pentingnya pengerakan mahasiswa di negara berkembang. “Mahasiswa di dunia ke-3 atau negara berkembang akan dipaksa memikirkan tiga permasalahan yaitu dirinya sendiri, keluarganya serta bangsanya”. Ini merupakan kesempatan ketiga Bapak Gubernur untuk memberikan sedikit pencerahan kepada para mahasiswa baru setelah sebelumnya beliau juga mengisi di UGM dan UNS. (afb)

No comments