Header Ads

ad

Anies-Dian, Paslon Nomor 2, Siap Memantik Gelora Perubahan untuk Almamater dan Indonesia

sumber: LPM PH
Muhammad Anies Ilahhi (Teknik Sipil’16) dan Dian Fitriyani (Ilmu Pemerintahan’16) merupakan pasangan calon Ketua dan Wakil BEM UNDIP 2019 nomor urut 2. Anies sendiri sudah mempunyai beberapa pengalaman organisasi, antara lain Staff PSDM BEM Undip 2017, Staf Departemen Mentoring Rohis Al-Ikhwah  2017, Ketua Orda Bengkulu periode 2018, dan hingga sekarang menjadi Kadiv Birokrasi BEM Undip 2018. Tak kalah dengan Anies, Dian pun mempunyai beberapa pengalaman organisasi, yaitu Intership SosPol BEM Undip 2017, Staf Ahli Komisi Advokasi Senat Mahasiswa FISIP 2017, Ketua Umum Senat Mahasiswa FISIP 2018, Kadiv Kursus dan pembinaan Kader Putri Korps Wilayah Pelajar Islam Indonesia di Jawa Tengah.
sumber: LPM PH
Kali ini pasangan Anies-Dian mengangkat Visi yaitu terwujudnya BEM UNDIP 2019 sebagai pemantik gelora perubahan untuk Undip dan Indonesia serta Misi yaitu:
  1. Menciptakan iklim organisasi yang sehat dan sistem kerja yang professional pada internal BEM UNDIP.
  2. Meningkatkan pola pengembangan mahasiswa berdasarkan minat, bakat, riset, dan kewirausahaan dalam rangka mewujudkan Undip prestatif.
  3. Menjalin hubungan baik dengan seluruh stakeholder guna meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kampus, masyarakat, dan bangsa.
  4. Aktif dan responsive dalam menampung aspirasi mahasiswa demi memberikan pelayanan yang optimal.
  5. Menjadikan media sebagai sarana edukasi dan informasi yang terpusat dan akurat.
Anies memiliki beberapa motivasi dalam pencalonannya yaitu tuntutan ingin berkembang di Organisasi BEM, Ia juga ingin berbuat lebih untuk UNDIP dengan menyelesaikan Keresahan-keresehan yang banyak dirasakan mahasiswa begitupin bagi Anies secara pribadi. Sedangkan motivasi dari Dian sendiri adalah agar ia dapat bermanfaat untuk orang lain. Filosofi logo Gelora Perubahan, yaitu:
  • Gelora: Melambangkan semangat mengabdi yang membara datang atas keyakinan dan kesadaran guna menyelaraskan arah gerak dan sebagai pemersatu gerakan.
  • Perubahan: bersifat menyeluruh dan dirasakan oleh semua elemen di Undip melalui instrument-instrumen pemersatu serta merangsang suatu value untuk membuat suatu perubahan yang memiliki cirri khas, diiringi dengan harapan guna menciptajan warna baru di Unip dan Indonesia.
  • Warna merah: mempertegas semangat keberanian, semangat dalam menyuarakan gerak langkah melalui perubahan yang bermuara pada nilai jujur,berani, dan peduli.
  • Warna biru: mendasarkan pada nilai-nilai kebijaksanaan yang bijak dan komprehensif dalam setiap kebijakan yang akan diambil.
  • Api: semangat yang tak pernah padam dalam mengusung gelora berdasar daulat arah gerak mahasiswa.
  • lidah api: melambangkan 3 peran mahasiswa ( agent of change, social control, dan iron stock) dan juga melambangkan Tridharma Perguruan Tinggi.
  • Obor: menjadi tonggak dan prinsip nilai jujur, berani, dan peduli yang akan menjadi landasan dan gagasan dalam bergerak.
Anies-Dian juga menjelaskan perbedaan logo api antara paslon 1 dan paslon 2. Paslon 2 obornya bergelora yang diharapkan dapat membakar semangat semua orang. Paslon 2 juga beranggapan bahwa antusiasme mahasiswa dalam setiap roadshow/kampanye sangat baik yang dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan.
“Pastinya kita mempersiapkan dan bertanya tentang fakultas yang akan kita kunjungi. Misal di FKM kita juga belajar dahulu apa saja sih isu-isu yang ada di FKM. Misal KTR dan stunting yang terbukti tadi ditanyakan oleh para panelis.” Terang Anies-Dian.
Anies-Dian mengatakan bahwa saat roadshow ke FKM mereka sangat senang dengan antusiasme mahasiswa FKM yang aktif bertanya serta berpesan untuk tetap menjaga antusiasme dan tidak lelah untuk mengikuti acara-acara kampanye. (Tim Pemantau Pemira)

No comments