Sebal! Daun Kelor Disulap Jadi Snack Pemambah Stamina

Sumber: Naufal dan tim
Kelor merupakan salah satu tanaman sayuran yang multiguna. Hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor juga kaya vitamin A dan C. Kandungan Vitamin C dalam tanaman kelor setara dengan 6 kali vitamin C buah jeruk. Beberapa senyawa aktif dalam daun kelor adalah arginin, leusin, dan metionin., dimana tubuh memang memproduksi arginin, tetapi sangat terbatas. Oleh karena itu, perlu asupan dari luar seperti daun kelor, karena kandungan arginin pada daun kelor segar mencapai 406,6 mg (Anwar, 2007).

Banyak orang yang belum mengetahui manfaat dan khasiat dari tanaman daun kelor. Daun kelor yang biasa dikenal sebagai “pengusir setan” ini dapat dijadikan sebagai bahan makanan yang memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan tubuh. Melalui ajang PKM (Program Kraetivitas Mahasiswa) tim yang beranggotakan Latifa Rachmawati, Naufal Muhammad Ammar, Nur Afifah Azhari dan Nadira Esthevyani membuat inovasi baru snack dengan nama Snack SEBAL (Snack Sehat Biskuit Daun Kelor). Memanfaatkan kombinasi antara beberapa bahan dan daun kelor, Snack SEBAL dapat menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk para penggemar Snack ringan pelengkap waktu santai Anda.

Dengan harga yang terjangkau Snack SEBAL sudah bisa Anda dapatkan dengan segala manfaatnya. Kecukupan konsumsi sayuran sangat diperlukan karena kandungan vitamin, mineral dan enzim selaku senyawa bioaktif yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kecukupan antibodi juga diperlukan untuk mempertahankan ketahanan tubuh. Daun kelor adalah pilihan yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan zat – zat tersebut di dalam tubuh, sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan stamina, energi serta ketahanan tubuh. Diharapkan pembuatan produk  Snack SEBAL ini nantinya dapat mengoptimalkan pemanfaatan daun kelor agar tidak di pandang sebelah mata lagi dan dapat membantu menciptakan peluang usaha yang lebih meluas lagi. (Naufal dan tim)
Publica Health

Publica Health

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.